Sobat, ngobrolin acara tivi emang ga ada abisnya.. Mulai dari acara yang bermanfaat, seperti berita, dokumenter, de el el, sampe acara hiburan yang istilah ndeso-nya infotainment (gubraks..) sarat dengan gaya hidup yang gak syar’i. Gak percaya? Baru-baru ini nih, ada sebuah acara hiburan yang disuguhkan oleh stasiun tivi swasta negeri ini. Apa itu? Yup, kalo kamu ngejawab Take me Out, nilai A deh buat kamu...
Emang sih, kalo dilihat sepintas dan sekilas, apalagi kalau dilihat dari kedalaman seratus meter dibawah permukaan tanah (Lebay ah, itu mau lihat tivi atau mau cari minyak bumi sih..) Maksudnya, kalau acara ini Cuma dilihat sekilas tanpa pemahaman dan pandangan yang bener, (serieus mode: on), maka pada akhirnya, gak salah dong kalo ada yang bertanya, "Emang apa salahnya sih? Itu kan baik, bantu orang cari jodoh.." Nah, loh.
Tuh kan, mungkin itu pertanyaan yang bakal terlontar. Terus? Ya, belok kiri trus belok kanan. Ada pertigaan, disitu tanya sama orang, apa jawabannya. Nah, kalau kalian ngebet mau tahu jawabannya gimana. Jangan berhenti bacanya, lanjutin terus sampe abis. Sip deh.
Take Me Out, Apaan tuh?
Sobat, tahu gak? Acara yang ditayangkan tiap hari sabtu ini, sejatinya bukan murni karya anak negeri ini loh, melainkan, impor alias nyontek dari Amrik, itu tu negerinya Pak Lik (boso jowo: paman) Sam alias Amerika, dan udah ditayangkan juga di tiga negara Eropa (Spanyol, Belanda, Denmark) dan menyusul Inggris. Kalo di Indonesia, acara ini merupakan penayangan pertama kalinya di Asia (eits, jangan bangga dulu loh...). [info ini dapet dari www.takemeoutindonesia.com]
Acara ini bertujuan mencarikan pasangan. Caranya gimana? dengan menghadirkan beberapa wanita yang berdiri di belakang meja pake tanda lampu. Trus, dihadirkan juga seorang pria yang selanjutnya buat para wanita yang tertarik supaya membiarkan lampunya tetap menyala. Bagi para wanita yang gak tertarik, diperkenankan mematikan lampunya (hemmmm... terusin deh).
Selanjutnya, pembawa acara akan memperlihatkan profil tentang diri si pria. Bagi wanita yang lampunya masih menyala, diperkenankan mematikan lampunya jika gak tertarik setelah melihat profil yang disuguhkan. Tapi, buat yang tertarik bisa mbiarin lampunya teteup menyala. Namun jika terdapat lebih dari tiga lampu yang menyala, si pria harus mematikan lampu dari para wanita. Hingga tersisa tiga lampu yang dibiarin tetep menyala. Nah, kalo udah tinggal tiga lampu yang masih nyala, kemudian si pria bakal mengajukan satu pertanyaan untuk ketiga wanita. Bagi yang jawabanya dirasa kurang cocok menurut si pria, boleh dimatikan lampunya. Begitu selanjutnya, hingga tinggal satu wanita yang lampunya dibiarkan tetap menyala.
Cuman, kadang-kadang nih, semua wanita matiin lampunya sehingga ngga ada yang menyala. Kalo udah kayak gene, itu artinya para wanita gak tertarik ama pria tersebut (keciaaan deh..).
Bagi yang udah dapet pasangan, akan disediakan tempat duduk di ruangan tersendiri. Disana mereka dibiarkan ngobrol ngalor ngidul untuk lebih mengenal satu sama lain. Trus diluar acara itupun, mereka bakal dipantau terus perkembangan hubungan mereka (pake detektif kalee). Tuh kan, kalau dilihat sekilas memang gak ada yang salah dari acara ini. Tapi kalau kita jeli dan cermat, kita bakal menemukan hal-hal yang gak sesuai dengan Islam.
Gak percaya? Baca lanjutannya !
Sobat, dalam pandangan Islam, mencari istri atau suami ngga lain adalah untuk membina sebuah rumah tangga atau keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah dan bernilai ibadah di hadapan Allah swt. Tentunya ada rambu-rambu yang sudah ditentukan, trus dalam pelaksanaannya, cara dan tujuannya harus bener, karena kalo salah satunya salah, maka gak akan dinilai sebuah ibadah oleh Allah swt. Rosulullah saw. bersabda:
” Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat.”
Dan Rosulullah saw. juga bersabda:
”Barangsiapa melakukan amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalanya tertolak.”
Nah, kalau udah ga diterima, bukannya pahala, bisa-bisa malah dosa yang kita dapetin. Terlepas dari tujuan acara itu sebenernya, kita bisa simpulkan sendiri, acara itu tujuannya bener atau nggak. Kalo di sini nih, (dimana hayo?.. ya di buletin kesayangan kamu ini loh..), kita coba bahas dari sisi cara yang dipake buat cari pasangan. Gimana tuh caranya? Baca terus deh ampe kelar.
Sobat, kalo kita ikuti acara itu ampe tuntas, mungkin kita bisa ngambil kesimpulan, bahwa untuk mengenal pasangan yang bakal menjadi istri atau suami kita adalah dengan cara pacaran. Karena acara ini mendesain para peserta yang nantinya mendapat jodoh, akan menjalani masa penjajakan dengan cara pacaran. Padahal dalam Islam pacaran itu haram atau dilarang loh, Mau tahu kenapa?
Kalo kita perhatikan lebih dalaaaaam lagi.. ampe ke dasar (emang sumur?..) ketika peserta udah menemukan pasangannya, sang pembawa acara akan memancing mereka (bukan mancing ikan loh) untuk saling mengungkapkan rasa cinta kepada pasangannya, bisa dengan berpelukan atau berciuman ( :-* iiihh......). Padahal di antara mereka belum ijab qabul alias menikah. Jadi intinya masih belum halal tuh. Berkaitan dengan hal ini Rosulullah saw. pernah bersabda:
”Demi Allah, sungguh jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum dari besi, maka itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.”
(HR.ath-Thabrani)
Nah, sudah tahu kan salahnya dimana? Kalau tetep belum tahu, coba deh baca lagi. Trus gimana Islam mengatur kita dalam mencari istri atau suami? Nah...
Begini sobat, karena dalam Islam gak ada istilahnya pacaran, maka dalam Islam ada istilah yang namanya ta’aruf dan khitbah. Ta’aruf dan khitbah ini sama sekali gak sama dengan pacaran. Singkatnya nih, ta’aruf itu perkenalan, jadi kita hanya sekedar tahu nama dan orangnya. Terus kalau kita tertarik atau merasa cocok, bisa deh dilanjutin dengan meng-khitbah atau meminang. Dengan syarat, si wanita ngga sedang dikhitbah oleh laki-laki lain. Rosulullah saw. bersabda:
”Seorang laki-laiki tidak boleh meminang perempuan yang telah dipinang oleh saudaranya (laki-laki muslim yang lain).”
(HR.Ibnu Majah)
Tapi yang perlu diketahui, tetep ngga dibenarkan ada aktifitas seperti layaknya pacaran dalam masa khitbah. Jangan dikira karena sudah dipinang atau di-khitbah, lalu sudah setengah halal atau sudah jadi setengah hak milik. Tetep aja, kalau belum ijab qabul ya masih belum halal wa toyyiban.
Nah, kalau kita kemudian merasa cocok, bisa dilanjutin ke tahap yang selanjutnya, yaitu menikah. Tapi kalo dalam masa khitbah kita merasa gak cocok, maka salah satu pihak bisa membatalkan atau dengan kata lain, tidak dilanjutkan ke jenjang pernikahan. Trus yang per diinget, ketika dalam masa khitbah ini, kita gak perlu jadi kayak selebritis atau artis yang disorot media infotainment di mana-mana, atau gembar-gembor sampe seluruh dunia tahu bahwa kita sudah punya calon istri ato suami. Karena belum tentu juga kita bakal menikah ama doi, namanya juga calon, ya belum pasti lah.
Selain tata caranya, Allah swt. juga memberikan panduan bagi kita dalam memilih pasangan (suami atau istri). Allah swt. berfirman:
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”
(TQS.an-Nuur[24]: 26)
Mengenai ustad cintanya,itu g akan merubah status sebuah hukum. Hanya karena ada seseorang yang mengaku ustad terus yang salah jadi bener. Gak bisa gitu sobat. Karena Allah SWT. berfirman:
"Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al-Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertaqwa. Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui."
(QS. al-Baqarah [2]:41-42)
Ini perlu diperhatikan sobat,kenapa? Karena:
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya."
(QS.al-Israa' [17]:36)
Sampai sini, ada pertanyaan? (ga ada Paaak... hehe)
Kalo ngga ada, itu artinya sudah paham. Dan tentunya harus diamalkan nantinya. Jangan cuma berakhir jadi informasi aja, tapi juga harus jadi pemahaman. Tapi kalo masih ada pertanyaan, sering-sering deh ikutin kajian (yok.. yok.. ngaji yok..). Selain menambah pahala juga bisa menambah tsaqofah (pengetahuan) ke-Islaman kita.
Sedangkan buat pemerintah, gak boleh tinggal diam menyaksikan generasi penerus bangsa dan agama ini diserang pemikiran yang gak syar’i. Pemerintah harus lebih selektif dalam memberikan hak siar. Karena, siaran-siaran yang ngga bermutu dan bertentangan dengan Islam pada akhirnya hanya akan jadi boomerang bagi generasi negeri ini. Tentunya standar layak atau tidaknya siaran adalah dengan menggunakan standar Islam, bukan yang lain. Karena nggak ada yang lebih baik dari hukum Allah swt. Berkaitan dengan hal ini Allah swt. berfirman:
"Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?"
(TQS. Al-Maidah [5]: 50)
”Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.”
(TQS.an-Nisaa’ [4]: 65)
Ok sobat, Kalo kamu udah paham, coba deh sekali-sekali kamu ingetin temen-temen kamu yang lagi pacaran, kalo yang mereka lakuin itu ngga sesuai dengan Islam. Dan yang pasti, bakal menjerumuskan mereka ke lembah dosa... (hiii.. ngeri..). Inget sobat, mumpung nafas masih ada, kesempatan masih ada, jangan putus asa kalo kamu udah ngingetin temen-temen kamu, masih aja ndableg (bandel) atau kamu malah dijauhin.. Tenang aja, jangan kuatir, kalopun mereka masih belom nyadar juga, insyaAllah usaha kamu ini bernilai di hadapan Allah swt. Ayo semangattt... ! [yz/hh]
gue suka tulisan loe...gaya tulisannya gue banget..enak di cerna,pa lagi pake selai..mmm,yummy..^-^..
12-09-2009 | @isyah muda:
yupz bener..bener...bener. ana juga ga setuju ne ma acara Take me out Indonesia, uda gitu ada saingannya ge alias Take Him out Indonesia, selain caranya nyari jodoh ga halal, tu acara juga jadi ladang zina( maksudnya zina mata) . namun anehnya tu acara digemari banyak orang termasuk bokap ane, bingung dech ane ngadepin bokap ane, kelewat gaul sech...! buat temen ane sech alhamdulillah nyang pacaran ga ada sech, coz ane selalu marahin kalo uda da niat yang begituan. wassalam
17-09-2009 | riii_ny:
Q stuju bgt ni ma tulisan di atas, tp agk susah ngejalaninya cz pacaran it uda dianggap hal yg lumrah m org2 jmn skrg...malah ad org tua yg malah nyuruh anknya pacaran pas tw anknya g pny pacr...
19-09-2009 | bungarevolusi:
haduuuuuuuuuuhhh,,,, ngga ada media yang mutu kecuali yang bikin orang2 yang "mafhum"...hehehe
23-09-2009 | anto al furqon:
www.bi-q.com....
coba di buka ya..ini web nya radio islami..tapi kadang mati kadang hidup..
27-09-2009 | Yode Arliando:
Assalamu'alaykum.
Kakak, tulisannya sangat bagus.
Saya mo minta izin share tulisan ini ke temen2 saya, bolehkah?
8-10-2009 | iDa_941:
yg lebih memprihatinkan lagi..
sekarang malah ada ustad cintanya segala...
kan malah jadi ... gimanaaa gitu,,
takutnya timbul fitnah
bgmn ini...
13-10-2009 | enzy:
yah.... maklumlah hidup di alam kapitalis apa2 di komersilkan. termasuk masalah jodoh
15-10-2009 | uung sunandar:
ustadz cintany tu lulsan mana? main - main hadist. mau jadi bahan bakar api neraka juga kah?
24-10-2009 | hanna:
yupy... hidup sekarang ini emang butuh biaya. mati ada biayanya... hidup ada biayannya... cari jodohpun ada biayanya.
25-10-2009 | mamaaisha:
iya...acara sekarang hampir didominasi orang2 kafir. Malah kemaren dikomentarin "ustadzh cinta" (??). manusia aneh,,sesuatu yang menjurus ke perzinahan malah didukung.Nauzubillah.
duh pertelevisian indonesia makin jelek aja nih,,kapan ya Indonesia bisa bwt acara di tv yg bagus,sperti acra tentang sains,atw kebudayaan2 indonesia,n bgus bgt ni artikel,smoga genrasi islam yg ngaku gaul tpi syar'i,syang bgt deh klo kagak baca ni artikel,semngat terus sobat tuk slalu berkarya bwt negeri ini,trims
Ya,ana setuju dgn tulisan diatas,,yg ana heran knapa orang2 yg snang dgn acara trsebut trmsuk jg artis2 yg go international katany it bagian dr kemajuan zaman?,,yg jd prtnyaan apkah dgn adnya acara tsb indonesia mnjd negara maju ? Yg jelas kemajuan suatu ngara bkan diukur smakin bykny acara2 hburan dn infotaiment,melainkan dr pemuda2 yg brwawasan dn brilmu minimal mnemukan sebuah pnemuan baru dlam bdang tknologi.
5-11-2009 | bungarevolusi:
choky nya mah sikaaaaaattt ajah..ahahahks
5-11-2009 | Ibnu:
Mmang sgt disayangkn di dlam acara tsbt mnmpilkan ustadz,dn parahnya lg pake' dalil2 utk mmbenarkan acara yg tidak syar'i tsb,,ini brbahaya skali bg msyarakat awam,,klw kt lihat acara tsb di dlamnya trdpt orang2 kafir baik laki2 maupun wanita wlaupun tdk smuanya,,nasehat ana thd ustadz tsb "Sgera berhenti dan tinggalkan acara tsbt"karena mmbuat fitnah bg umat muslim,,msh byk rezeki Alloh di dunia ini yg halal utk di cari.
11-11-2009 | rara:
ya,, rara setuju BGT... acara seperti toe.. emnk sangat menyimpang dari kaidah yang sebenarnya... apa lagi dalam pamilihan pasangannya pasti yang dilihat petama kali yaitu fisik dan kekayaan buka keimanannya, bukankah ketampanan fisik dan kekayaan itu smua termasuk hal2 yg g' kekal...
18-11-2009 | Arfa Maula:
tegarkan hatimu wahai sobat muda,negeri ini sudah semakin busuk,banyak da'i gadungan.tinggal menunggu azab Allah SWT
29-11-2009 | Ninik Pramudianto:
Ibarat milih kucing dalam karung dech, padahal udah ada tuntunannya kalo mau nyari suami atao istri, kata orang jawa 'ngelus dodo' liatnya,dua orang laki2 &perempuan belum jd muhrim berdua2an, trus saling berpandangan lama, trus bersentuhan, dll apalagi kalo liat 'the dating'-nya (ana pernah liat juga), masyaallah!kalo pas mencet remote trus liat, suami suka usil matiin tv, soalnya ntar bukan liat tv malah ana ngamuk2 &bikin pedes kuping hehe...
3-12-2009 | rima rahmawati:
mending nonton kick andy......
3-12-2009 | dapHz:
sebenarnya inti dari info yang disampaikan sih bagus tp kugh gaya bahasa yg dgunakan lebay bgt si mas/mbak... kykny jadi tambah gmn gt... mending bahasa yg biasa aja gk menggurui tp ya gk lebay... jangan jadi allay mas/mbak gak menarik jadinya... maav sebelumnya kalau kt2ny terlalu kasar tp kritik ini buat kemajuan islammuda juga kugh.. thanks
9-12-2009 | SUltan Salavian:
Justru itulah menariknya ISLAMUDA,karena "BEliau" memang benar2 ingin menjadi temen yang Gaul abiss tu sobat2 muda.
Dan yang lebih nyebelin lagi adalah adanya Ustadz yang mau2nya ikut acara haram kaya begitu.Yackhh.....kecuali kalau dia adalh alumnus Ponpes "Al-Fulushiah".
18-12-2009 | candra yudhatama:
assalamualaikum wr. wb
klo bisa.. Asbāb al-nuzūl-nya juga dilampirkan, supaya kawan-kawan yang lain tidak hanya sekedar manggut-manggut akibat premis "karena dalam islam.. bla.. bla.. bla.."
ada sebab, maka ada akibat.. untuk lebih mencerna sebuah pemahaman, kehadiran fakta [history/Asbāb al-nuzūl] mutlak diperlukan.. untuk memilah antara bagian dari ajaran islam atau bagian dari budaya islam..
Wassalamualaikum wr. wb.
18-12-2009 | candra yudhatama:
memperbaiki kalimat; untuk lebih mencerna sebuah pemahaman, kehadiran fakta [history/Asbāb al-nuzūl] mutlak diperlukan.. untuk memilah antara bagian dari ajaran islam atau bagian dari budaya islam; yang benar adalah; untuk lebih mencerna sebuah pemahaman, kehadiran fakta [history/Asbāb al-nuzūl] mutlak diperlukan.. untuk memilah antara bagian dari ajaran islam atau bagian dari budaya arab..
20-12-2009 | noni:
aslmkm..aku suka ma artikelna, untung aku g suka nonton tv, acra tv skrg g mutu smua. lbh suka bc yg kyk gni, nmbh ilmu
21-12-2009 | candra yudhatama:
ilmu apa yg nambah, noni? tulisan ini masi jauh dari lengkap loh.. penulis harus lebih byk mengkaji lagi.. kebanyakan ayat dan hadist yang ada hanya digunakan sebagai pembenaran semata dan bukan mendukung premis. Al-Quran bagaikan intan permata, yang setiap sisinya memancarkan cahaya yang beragam. Ini adalah petanda bahwa bahasa al-Quran adalah bahasa yang ambigu dan bahkan ekuivositas (kemajemukan makna). Jangan hanya ya.. ok.. baiklah.. tapi coba untuk, mengapa.. kok gitu.. dalil apa.. dst..
22-12-2009 | dara :
emmmm
kayanya ga perlu wat nyari cowo yang setia karena cowo nya dah mencari di take me out.
27-12-2009 | hermawan :
assalamualaikum wrb,ya mungkin ni tanda2 kiamat sdh dkt?
28-12-2009 | heheho:
awas ada orang islamliberal masukin koment di sini... hati-hati!
10-01-2010 | Plajar muslim:
Wah, bner bngt? Emg acra tv d negeri ne pda g'brmutu n g' brm0ral! Skax y acra2 yg g'brmnfaat (jstru nmbah dosa)? Slah stu pnybabnya y sistem ngri yg RUSAK ne yakni sekular,kpitalis,pluraris, n kwan2x?
Q slut m qm, , , , , ,tlisan ne smga brmnfaat bg pmbcax n brnilai lbih d hdapan Allah SWT! S0, don't never surrender for dakwah, okeh. . . . . . . . ^_^
10-01-2010 | Tanpa nama:
24-01-2010 | andika:
wah cari jodoh islami sulit jg ya,di lingkungnku kya'x g da yg kya gt mn da cew jmn skrg nkah tnpa pacarn,yg da dpaksa ortu nikah krna ortu punya hutang huft.tp ju2r ya tmn2 aq pgen nikah scra islami tp....cari calonx tu lho yg sulit bs2 jd bujang lapuk ne.mohon petunjukx ws
31-01-2010 | Candra Yudhatama:
@ heheho : Hanya pengecut yang berdiri dibelakang nama palsu..
11-02-2010 | elsety:
salam
bagus artikelnya...kalo bisa jgn ditampilin disini aja...coba ja kirim ke media nasional...siapa tw ada tanggapan...
kan kasihan generasi muda jadi makain ga terarah...
and then...bahasanya enak banget...gampang dicerna ma kita..moga ja yg jadi ustadz cinta segera sadar dan bertobat..amin
19-02-2010 | nisa:
artikelnya tak copy. buat aku referensi,,,
6-03-2010 | Heru Susilo:
Take Me Out mungkin merupakan salah satu bentuk Ghozwul Fikri ( perang pemikiran ).
6-03-2010 | asufi:
wahhhh.... benerr... bener... , perlu di atasi.. cos.. bikin rudak tontonan .. kaya dah kehabisan ide bikin acara tv aje.. :)
11-03-2010 | opie...:
kalo menurut saya ... cari jodoh gak salah..namun cara yang di berikan dalam acara ijni menurut islam gak ahsan sekali...
islam sebenarnya sudah memberikan konsep yang sangat bagus mengenai bagaimana cara mencari jodoh...
buat yang ikutan take me/him out.. sebaiknya belajar tentang cara mencari jodoh dengan konsepan dari islam....insyaAllah gak nyesel deh...
19-04-2010 | himmah:
YAP....betul km Ismud.
Mmg kl kt amati nih, TV skrg kurang kreatif & krng acara, jadi ya gt deh apa aja yg penting komersil,ambil lngsng siar deh. Masa ga malu cewek 1 d depan diliatin sm 30 cowok + dewan2 cinta gt.....ih seperti mengupas kulit kita sbg cewek ya.
Kl kepilih mah msh ada "untungnya", nah kl ga da yg milih, aduuuhh muka cuma 1 mau ditaruh mana tuh....
Tpi msh ada ko acara2 TV yg oke punya, seperti si Bolang, berita2 mancanegara, lbih ada manfaatnya.
Oke Ismud, keep your Brilliant !!!
FANS CLUB
PAPAN SALAM
dari: yg telah merebutnya untuk: yg tersakiti maafkan aq tlh merebutnya dr sisimu,& q kan kmblkn dia untkmu....
dari: fera untuk: semua umat muslim slamat idul fitri minal aidzina walfaidzina